KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Tasman (42) warga Desa Karang Dapo Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur hanya bisa terbaring tak berdaya di tempat tidur. Ia hanya bisa pasrah menahan rasa sakit liver yang dideritanya selama lima tahun terakhir.
Meskipun ia sempat menjalani perawatan medis di RSUD Kaur dan dirujuk ke RS Tiara Sella Kota Bengkulu namun penyakitnya tak kunjung sembuh.
Bahkan, terakhir RS Tiara Sella merujuk Tasman ke RS Palembang guna menjalani perawatan medis lebih intesif. Namun, rujukan tersebut terpaksa diabaikan karena terkendala biaya.
Baca Juga :
Tasman hidup sebagai petani dengan tiga orang anak buah cintanya dengan sang istri Main. Keterbatasan ekonomi memaksanya harus pasrah melawan penyakit yang dideritanya.
Guna mengurangi rasa sakitnya, pengobatan tradisional menjadi pilihan. Tidak ada yang dapat dilakukannya. Bahkan, untuk menghidupi keluarga, sang istri harus mengambil alih perannya.
Keluarga Tasman berharap ada uluran tangan dari berbagai pihak untuk biaya pengobatannya di RS Palembang.
Saat ini, Tasman hanya mampu berbaring menunggu keajaiban yang diberikan oleh sang maha pencipta alam atas kesembuhan penyakitnya.
Uluran tangan dan donasi masyarakat sangat diharapkan guna membantu biaya pengobatan di rumah sakit.
Masyarakat yang ingin berbagi donasi dapat langsung mengunjungi rumah Tasman di Desa Karang Dapo.(yti)

One comment