MALANG || NUSANTARAMAILS.COM – Tiga tahun telah berlalu sejak malam kelam 1 Oktober 2022, namun aroma gas air mata seolah masih tertinggal di lorong-lorong Stadion Kanjuruhan. Bagi keluarga dari 135 korban jiwa, waktu mungkin berjalan, tapi keadilan seolah berhenti di tempat. Di balik deretan vonis ringan dan bebasnya para petinggi, tersimpan sebuah narasi tentang bagaimana … Lanjutkan membaca Lhyna Marlina : Keadilan di Titik Nadir: Mengapa Hukum Kanjuruhan Berhenti di ‘Kaki’ dan Melindungi ‘Kepala’
Salin dan tempelkan URL ini ke dalam WordPress Anda untuk sematkan
Salin dan tempelkan kode ini ke dalam situs Anda untuk disematkan