Skip to content

Lama Ditinggal Manajemen, Kebun PT CHS Dikapling Warga

Gambar ilustrasi PT CHS.(sumber foto: linkdin)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Miris, perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kaur hampir semua meninggalkan problem serius dan memancing konflik ditengah masyarakat.

Belum selesai masalah perusahaan yang membelit PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ), kini muncul lagi persoalan perkebunan kelapa sawit milik PT Citrasawit Hijau Subur (CHS).

Mediasi Deadlock, Massa Bergerak Menuju Kantor Manajemen PT DSJ

Inspektorat Turun Gunung, 20 Kades Kecamatan Tanjung Kemuning “Keringat Dingin”

Perusahaan yang membuka lahan kebun dibeberapa kecamatan di eks Kecamatan Kaur Utara ini bak mati suri. Kolepnya perusahaan membuat warga beramai-ramai mengkapling lahan kebun perusahaan ini.

Seperti halnya lahan kebun PT CHS yang berada dikawasan Desa Tinggi Ari, Padang Leban, Tanjung Aur Kecamatan Tanjung Kemuning.

Belum lagi kebun di wilayah Desa Pagar Dewa Kecamatan Kelam Tengah. Hampir semua lahan dikapling masyarakat dan dikuasai.

Sementara, manajemen PT CHS sudah lama dibubarkan. Para karyawannya sudah tidak lagi bekerja di perusahaan seiring kondisi keuangan perusahaan yang tidak lagi mampu membayar upah.

Lahan kebun yang dibuka perusahaan kembali dipagar oleh masing-masing pemilik lahan sebelum dibebaskan.

“Informasinya seperti itu, lahan perkebunan milik PT CHS ini sudah dikapling oleh warga,” salah seorang warga Padang Guci yang enggan dituliskan identitasnya oleh media ini. (yti)

One comment

Tinggalkan Balasan