NUSANTARAMAILS.COM – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali membuat ulah dan menebar teror kepada warga sipil, Sabtu (5/4/2025).
Dalam aksi brutalnya, KKB membantai enam orang pekerja penambang emas. Sedangkan, informasi lain juga menyebutkan masih ada beberapa korban pembantaian yang belum ditemukan jasadnya.
Belum diperoleh di distrik mana aksi keji KKB yang membantai penambang emas tersebut. Kabar ini menyebar di Media Sosial (Medsos) Facebook yang menampilkan jasad para korban pembantaian KKB.
Dari jasad korban terlihat luka-luka yang mengerikan ditubuh korban. Jasad korban ditemukan ditempat terpisah, ada yang di semak blukar dan ada pula diatas bebatuan serta didalam aliran sungai.
Baca Juga :
Dari Jepara untuk Dunia: Puisi Kartini tentang Warisan dan Harapan
Foto yang diunggah di Medsos tersebut memperlihatkan genangan air yang berubah menjadi warna merah. Air bercampur darah menggenang disaluran air sungai.
Kebiadaban ini seolah KKB bebas melakukan apa saja tanpa ada suara yang mengatakan mereka melanggar Hak Azazi Manusia (HAM).
Sementara, ketika aparat TNI-Polri kerap diserang dengan dalih pelanggaran HAM. Aksi keji ini harus direspon dengan cepat oleh aparat maupun dunia sebagai kejahatan kemanusiaan.
Para masyarakat sipil yang tengah mendulang di bantai dengan kejam tanpa memandang bulu, baik anak-anak, perempuan maupun laki-laki semua terbunuh dalam insiden pembantai ini.
sebanyak 6 pendulang emas di kabarkan meninggal dunia dan beberapa belum di ketemukan. Aparat keamanan telah melakukan evakuasi dan pemburuan terhadap pelaku.(**)

One comment