KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar rapat penanggulangan Air Manjau yang selama ini kerap memakan korban jiwa.
Rapat tersebut berlangsung untuk memperkuat langkah pencegahan sekaligus meningkatkan pengawasan di lokasi rawan.
Selain itu, jajaran pemerintah daerah juga membahas pola penanganan darurat saat debit air meningkat mendadak.
Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid memimpin langsung rapat bersama sejumlah OPD terkait dan unsur keamanan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin kejadian korban hanyut terus berulang setiap tahun.
Karena itu, seluruh pihak harus bergerak cepat dan mengambil langkah nyata di lapangan.
Abdul Hamid meminta instansi terkait segera memasang papan peringatan di titik berbahaya.
Selanjutnya, pemerintah desa juga diminta aktif mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati aliran Air Manjau saat hujan deras.
Menurutnya, banyak warga masih mengabaikan kondisi arus ketika debit air meningkat tajam.
Padahal, arus Air Manjau sering berubah deras dalam waktu singkat setelah hujan turun di hulu.
Selain pengawasan, pemerintah daerah juga akan memperkuat koordinasi bersama aparat desa dan relawan kebencanaan.
Kemudian, tim gabungan akan melakukan patroli rutin terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah Kaur.
Pemerintah daerah juga mendorong edukasi kepada pelajar dan masyarakat sekitar kawasan sungai.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap masyarakat lebih waspada terhadap ancaman banjir dan arus deras.
Sementara itu, sejumlah peserta rapat mengusulkan penambahan alat keselamatan di sekitar lokasi rawan.
Mereka juga meminta pemerintah mempercepat pembangunan fasilitas pengamanan di kawasan Air Manjau.
Rapat berlangsung serius namun tetap penuh semangat kebersamaan untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya.(yti)

Leave a comment