KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Kemarau yang melanda menyebabkan hamparan sawah kekeringan. Keringnya sawah menimbulkan kerawanan alih fungsi lahan yang menjadi pusat ketersediaan beras.
Lahan sawah kering mulai dilirik pemilik untuk beralih ke tanaman keras seperti kelapa sawit. Hal ini mengakibatkan lahan tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya.
Khususnya, lahan sawah tadah hujan yang hanya mengandalkan musim hujan untuk bercocok tanam padi.
“Sawah tadah hujan rawan alih fungsi saat kemarau panjang. Saat ini hamparan sawah tadah hujan semakin menyempit. Karena, semakin berkurang beralih fungsi menjad hamparan kelapa sawit,” ungkap Rahmat Safar (37), Kamis (14/9/2023).
Baca Juga :
Polisi Gerebek Rumah Produksi Film W1k-W1k, Ini Tiga Website Yang Bertugas Mendistribusikannya
Alih fungsi lahan sawah ini menjadi perhatian serius, karena semakin berkurangnya sawah akan berpengaruh pada suplai beras di masyarakat.
Karena itu, perlu ada sosialisasi kepada pemilik sawah agar tetap mempertahan untuk tanam padi. Jangan sampai, lahan sawah semakin sedikit yang berdampak pada berkurangnya pasokan beras di Kabupaten Kaur.(yti)

Leave a comment