Pemahaman kosakata ini penting agar pembelajar dapat menyusun kalimat yang menjelaskan posisi tubuh, gerakan, atau aktivitas fisik dengan tepat. Bagian ini juga berguna untuk menulis narasi yang melibatkan aktivitas manusia atau hewan di lingkungan sehari-hari.
| Bahasa Serawai | Indonesia |
|---|---|
| Balung | Paha |
| Palak | Kepala |
| Ikuak | Ekor |
| Katam / Ketam | Kepiting kecil |
| Keting | Kaki |
| Jak | Dari |
| Njulur | Merentangkan kaki |
| Tijak / Cipak | Menendang / injak |
7. Sifat & Perasaan
Bagian ini memuat kosakata yang digunakan untuk menyatakan sifat, karakter, dan perasaan dalam Bahasa Serawai. Kata-kata seperti Litak (capek/letih), Tetawau (tertawa), Nyerilo / Nyerilau (mau/selera), Ndik (tidak), Ndak (mau), dan Bigal / Buyan (bodoh) membantu pembelajar mengekspresikan emosi, reaksi, dan karakter seseorang dalam percakapan atau narasi.
Pemahaman kosakata ini sangat penting agar pembelajar dapat menyampaikan perasaan, menanggapi orang lain, atau mendeskripsikan sifat seseorang dengan tepat. Bagian ini juga memperkaya kemampuan menulis cerita atau dialog yang natural dan hidup dalam Bahasa Serawai.
| Bahasa Serawai | Indonesia |
|---|---|
| Litak | Capek / letih |
| Tetawau | Tertawa |
| Nyerilo | Mau / selera |
| Ndik | Tidak |
| Ndak | Mau |
| Nggup | Tidak mau |
| Begabus / Ngelebuk / Pembu’ung | Bohong |
| Bigal / Buyan | Bodoh |
| Belagham | Penurut / rajin |
| Lumak / Iluak / Iluaklah | Baik / lebih baik |
| Galau / Galo | Semua |
| Anyigh | Amis |
| Angit | Bau tidak sedap / gosong |
| Asau / Aso | Rasa |
| Ati | Hati |
8. Alam & Lingkungan
Bagian ini memuat kosakata yang digunakan untuk menyebut unsur alam dan lingkungan sekitar dalam Bahasa Serawai. Kata-kata seperti Gantau (sungai dangkal agak deras), Pulau (juga/pula), Ghunia (pelangi), Ghungau (kurang tidur), Enggelang (cacing tanah), dan Bengkaghung / Mengkarung (kadal) membantu pembelajar mendeskripsikan kondisi alam, fenomena alam, atau interaksi dengan lingkungan sekitar.

Leave a comment