Skip to content

Kadis Perindag Dinilai Gagal Wujudkan Program 100 Hari Kerja Bupati, Persoalan Menumpuk Hingga Riksus Oleh Inspektorat

MANDAILING NATAL || NUSANTARAMAILS.COM – Masyarakat menilai Kadis Perindag Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) gagal wujudkan program 100 hari kerja Bupati, Saipullah.

Banyak persoalan menumpuk bahkan menghadapi Pemeriksaan Khusus (Riksus) oleh Inspektorat. Beberapa persoalan yang gagal diantaranya, relokasi pedagang ke eks bioskop.

Pedagang justru banyak kembali ke lokasi lama. Sebab, eks bioskop tidak memadai. Kondisi jalan, tempat pakir yang minim hingga terjadi pencemaran sungai.

Mengingat, lokasi eks bioskop berbatasan langsung dengan aliran sungai. Sehingga, banyak sampah yang menumpuk di aliran sungai.

Baca Juga : 

Pisah Sambut Dandim 0408 BSK, Ini Kesan Bupati Kaur

Kegagalan tersebut merusak citra Bupati, Saipullah yang bekerja keras untuk kepentingan masyarakat. Persoalan ketidaksiapan relokasi pasar yang dinilai belum tertata dengan baik.

Kemudian, kelangkaan BBM yang terjadi mengindikasikan manajemen pengawasan oleh Dinas Perindag tidak berjalan efektif.

Riksus oleh Inspektorat juga menunjukkan bahwa Dinas Perindag Madina terindikasi adanya dugaan penyelewengan anggaran atau penyalahgunaan wewenang.

“Program kerja bupati sangat bagus, namun gagal diimplementasikan oleh pejabatnya. Rotasi jabatan yang lebih berkompeten akan jauh lebih baik ketimbang mempertahankan pejabat yang dinilai gagal,” ujar salah seorang warga, Suni (54).(**)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan