Skip to content

Kades Sulauwangi Apresiasi Polres Kaur Dalam Penanganan Aksi Unjuk Rasa Di PT DSJ

Biman Asli, Kades Sulauwangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur.

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Kades Sulauwangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Biman Asli mengapresiasi Polres Kaur Polda Bengkulu dalam pengamanan aksi unjuk rasa di PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ) bebeeapa waktu lalu.

Polres Kaur dalam pengamanan sudah menjalankan tugasnya dengan baik dan sesuai prosedur Polri. Beberapa kali aksi unjuk rasa yang digelar oleh masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) di wilayah Kabupaten Kaur selalu dibuka ruang dialog.

Polres Kaur juga menerapkan pendekatan humanis kepada peserta aksi. Namun, pada aksi terakhir terjadi tindakan peserta aksi yang melakukan perusakan dan pendudukan camp karyawan perusahaan.

Hal ini tentu bertentangan dengan aturan yang merupakan pelanggaran hukum. Sehingga, Polres Kaur melakukan tindakan tegas dan terukur guna mencegah aksi yang lebih brutal.

Baca Juga : 

Kemenkop Tidak Pernah Terbitkan Izin Koperasi Pradesa Mitra Mandiri

Desa Sulauwangi merupakan bagian dari desa penyangga perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Tanjung Kemuning.

Masyarakat Desa Sulauwangi juga merasa keberadaan perusahaan ini cukup membuka ruang lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Kalaupun muncul persoalan tapal batas antara Kabupaten Kaur dan Bengkulu Selatan yang diklaim lahan perusahaan masuk wilayah Kabupaten BS seharusnya dilakukan aksi di Pemda BS atau Gubernur Bengkulu.

Kemudian, terkair perizinan perusahaan yang dipandang belum lengkap maka aksi bisa dilakukan di Pemda Kaur atau instansi berwenang seperti Kantor BPN.

“Untuk urusan tapal batas antar kabupaten yang berwenang itu di Kemendagri atau Pemprov Bengkulu. Soal perizinan tentunya ada instansi yang membidangi, silakan aksi digelar disana bukan di area perkebunan yang banyak bersentuhan dengan masyarakat sekitar. Jangan sampai, ada udang dibalik batu, bisa memancing konflik dengan masyarakat sekitar khususnya kawasan desa penyangga,” ujar Kades.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan