KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Masyarakat Kabupaten Kaur belum banyak kenal dengan jamur ‘basung’ (bongkol, red) jagung. Jamur satu ini ternyata memiliki rasa yang luar biasa sedap.
Budidaya jamur basung jagung cukup mudah. Tidak perlu perawatan ekstra dan lahan yang luas. Bahkan, jamur ini jika dikelolah dengan baik mampu menjadi sumber ekonomi yang bagus.
Pangsa pasar yang diiringi minat konsumsi jamur jagung yang lezat ini membuat pembudidaya dapat menjadikan jamur basung jagung ini sebagai penghasilan alternatif.
Baca Juga :
Jamur basung jagung di Kabupaten Kaur baru muncul. Budidaya jamur ini diuji cob oleh pemuda asal Desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan, Zoni Apriawan, S. Pd.
Dengan memanfaatkan lahan kosong dipekarangan rumah ukuran 6X1 meter, mampu menghasilkan 3 Kg jamur setiap harinya.
Tak disangka, harga jual jamur ini lumayan tinggi. Untuk satu ons jamur dijual dengan harga Rp 15 ribu.
Perawatannya cukup ringan dan tidak menyita waktu. Hanya penyiraman rutin di sore hari. Kemudian, jamur ini mekar setiap jelang malam dan dipanen pada pagi harinya.
Lantas bagaimana cara budidaya jamur basung jagung ini versi Zoni Apriawan ???
Simak ceritanya di sesi berikutnya. Jangan lewatkan cara budidaya jamur basung jagung yang bernilai ekonomis ini hanya di nusantaramails.com.(yti)

One comment