Untuk melakukan kontrol sosial serta usaha untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru dengan cara mempersiapkan pengelola menajemen semacam suatu perusahaan yang sehat, dan tata kelola redaksional yang lebih baik guna mengatasi dan menghadapi tata kelola media online yang profesional.
Sehingga bisa bersaing secara sehat dalam era teknologi digital yang serba cepat dan tepat menyasar audien dan konstituen yang mengidolakannya.
Media sosial berbasis internet bisa memulai secara bersama untuk memberi pelayanan dan penyajian yang terbaik, bermutu dan bisa dipastikan akan menjadi keperluan untuk diketahui oleh orang banyak.
Hanya dengan semangat penyajian kualitas tulisan — atau laporan seperti itulah — minimal usaha untuk menekan hoax dapat sekaligus dilakukan bersama masyarakat yang semakin gandrung pada media sosial di Indonesia.
Media online dalam bentuk dan model apapun, agaknya mulai bisa melakukan seleksi ketat terhadap peserta aktif maupun yang tidak aktif sebagai anggota atau partisipan untuk mulai dikenakan persyaratan ikut membiayai operasional dan administrasi minimal Rp 100.000 per bulan.
Tentu saja pelayanan untuk memperoleh berita, informasi bahkan yang ingin ikut dipublikasikan patut mendapat perhatian khusus dari pihak pengelola media sosial.
Sebab hanya dengan begitu, sikap serius untuk setiap orang menghargai keberadaan media sosial sudah perlu dimulai. Sehingga media sosial dapat memberi manfaat yang maksimal dan menekan perilaku buruk — hoax, hasut, informasi yang tidak akurat atau bahkan tidak mendidik — bisa mulai dibersihkan secara bersama.
Lihat Juga :
Demikian juga untuk mereka yang tidak serius dan tidak menghargai informasi, publikasi maupun untuk dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dengan banyak pihak — perlu dibangun dengan hasrat dan semangat kebersamaan.

One comment