Skip to content

Insiden Berdarah Di Desa Tinggi Ari Versi Beberapa Warga di Sekitar Lokasi Kejadian

Oplus_0

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Insiden berdarah di Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning, Selasa (29/7/2025) pukul 00.00 WIB menarik perhatian sejumlah masyarakat.

Menurut informasi yang diperoleh dari beberapa warga di sekitar lokasi kejadian, peristiwa ini bermula saat kedua remaja yang diamankan ini nongkrong diatas jembatan Air Gegasan Desa Tinggi Ari.

Keduanya ditegur warga karena diindikasikan minum-minuman keras. Karena tidak terima ditegur, terjadi keributan dengan warga.

Akibat keributan tersebut, kedua remaja asal Desa Padang Leban ini mengalami luka akibat senjata tajam dan benda tumpul seperti kayu dan batu.

Baca Juga : 

Penyegaran Personel, Pemkab Kaur Lantik Pejabat Eselon III dan IV

Keduanya, kemudian meninggalkan lokasi dan pulang ke rumahnya untuk mengambil senjata tajam jenis samurai. Keduanya kembali lagi ke Desa Tinggi Ari untuk balas dendam.

Salah satu kakak dari remaja ini sempat melarang untuk kembali ke Desa Tinggi Ari namun tidak dihiraukan.

Sesampainya di Desa Tinggi Ari, keduanya mencari warga yang mengeroyok mereka. Namun, mereka tidak menemukan orang yang dicari.

Mereka melihat beberapa orang yang masih berkumpul disekitar lokaksi kejadian pertama. Warga yang melihat keduanya membawa senjata tajam langsung berlarian masuk ke rumah.

Tetapi ada satu warga yang belum sempat menghindar sehingga menjadi sasaran keduanya yang langsung menyabetkan samurai yang mengakibatkan luka dibagian telapak tangan kanannya.

Melihat ada yang terkena sabetan senjata tajam, warga kemudian kembali keluar rumah dan berusaha mengamankan keduanya.

Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Kemuning. Keduanya diamankan guna menghindari hal yang tidak diinginkan.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan