Skip to content

Hastag #engganobukanpulaukosong Bentuk Solidaritas Untuk Masyarakat Enggano

BENGKULU || NUSANTARAMAILS.COM – Keprihatinan terhadap nasib 4.000 jiwa lebih penghuni Pulau Enggano memantik aksi soliddaritas dari berbagai elemen masyarakat Provinsi Bengkulu. Pasalnya, nasib masyarakat Pulau Enggano terancam dengan tidak beroperasinya kapal pengangkut penumpang maupun kapal barang.

Mirisnya, warga yang sakit pun tidak dapat dievakuasi ke Bengkulu untuk menjalani perawatan medis. Masyarakat yang sakit terpaksa bertahan di rumah.

Hastag #engganobukanpulaukosong pun terbentang di jantung ibu kota Provinsi Bengkulu. Ratusan warga menggelar aksi solidaritas untuk masyarakat Pulau Enggano di Bundaran Tugu Fatmawati di Simpang Lima Kota Bengkulu.

Baca Juga : 

Audiensi ke Bawaslu, GP Ansor Dorong Bawaslu Bersikap Netral dan Bebas Intervensi

Masyarakat memasang spanduk berikuran 10×6 meter bertuliskan “Surat Terbuka Untuk Presiden Prabowo Subianto, #EngganoBukanPulauKosong”.

Aksi solidaritas iji juga dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Provinsi Bengkulu, organisasi masyarakat sipil, perhimpunan petani, seniman dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Aksi solidaritas digelar masyarakat pada Kamis (5/6/2025) selama tiga jam. Massa menyuarakan solidaritas dan desakan untuk penyelesaian kondisi di Pulau Enggano.

“Pemerintah punya akses dan kuasa untuk menyediakan akses transportasi ke Pulau Enggano. Kami tidak butuh klaim bantu ini dan bantu itu,” ujar salah seorang perwakilan perempuan dari Adat Kutei Lubuk Kembang, Rejang Lebong, Wenni.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan