Skip to content

Harga TBS Anjlok, Ramp Kelimpungan, Petani Diminta Tunda Panen

Gambar ilustrasi perkebunan kelapa sawit.(sumber foto : investor daily/net)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali turun tajam dalam sepekan terakhir.

Akibatnya, sejumlah pemilik ramp di Kabupaten Kaur mulai kelimpungan menghadapi kondisi pasar.

Selain itu, petani sawit juga mengeluhkan penurunan harga yang terus terjadi setiap hari.

Bahkan, beberapa ramp memilih membatasi pembelian TBS dari petani.

Mereka khawatir kerugian semakin besar jika harga terus merosot.

Saat ini, harga TBS di tingkat ramp berada pada kisaran Rp 1.800 hingga Rp 2.000 per kilogram.

Padahal, sebelumnya harga TBS sempat menyentuh Rp 2.900 per kilogram.

Karena itu, selisih harga cukup besar dan langsung memukul pendapatan petani.

Sejumlah pemilik ramp juga mengaku kesulitan menjual TBS ke pabrik.

Di sisi lain, beberapa pabrik menurunkan harga pembelian hampir setiap hari.

Kondisi tersebut membuat arus distribusi sawit mulai terganggu.

Selain itu, antrean truk sawit di beberapa ramp mulai berkurang drastis.

Petani pun mulai resah menghadapi situasi tersebut.

Bahkan, sebagian petani memilih menunda panen sementara waktu.

Mereka berharap harga kembali membaik dalam beberapa hari mendatang.

Seorang pemilik ramp di Kecamatan Kaur Selatan mengaku kebingungan menentukan harga beli.

Menurutnya, penurunan harga terjadi sangat cepat sejak awal pekan.

Karena itu, ia meminta petani bersabar dan tidak terburu-buru memanen sawit.

“Kalau panen sekarang, petani rugi besar,” ujarnya, Jumat 22 Mei 2026.

Sementara itu, sejumlah petani berharap pemerintah segera turun tangan mencari solusi.

Mereka meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak pabrik dan perusahaan sawit.

Selain itu, petani juga berharap stabilitas harga kembali terjaga.

Jika kondisi terus berlanjut, ekonomi petani sawit dikhawatirkan semakin terpuruk.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan