Skip to content

Harga Beras Tembus Rp 25.000 Percupak, Masyarakat Kian Terpuruk

Gambar ilustrasi beras.(foto: iStok)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Harga beras dipasaran kian menggila. Harga beras di pedagang eceran tembus Rp 25.000 percupak atau Rp 50.000 perkulak.

Tingginya harga beras saat ini belum mampu ditekan oleh pemerintah. Bahkan, operasi beras murah belum mampu berbuat banyak menekan kenaikkan harga.

Harga beras mahal menyebabkan laju inflasi kian parah. Sementara, penghasilan masyarakat justru kian terpuruk seiring kemarau melanda.

Hasil pertanian anjlok ke level paling bawah. Komoditi andalan petani di Kabupaten Kaur adalah kelapa sawit dan palawjia.

Baca Juga : 

Tips Mudah Mengencangkan Payudara Secara Alami

Dimusim kemarau panjang ini, produksi hasil pertanian turun drastis. Palawija tak mampu tumbuh sempurna. Begitu pula, kelapa sawit yang mulai ngetrek akibat kurangnya pasokan air akibat kemarau.

“Harga beras kian gila, padahal beras merupakan kebutuhan pokok hidup masyarakat. Beras dipasaran sudah diangka Rp 50.000 perkulak dan akan terus naik hingga cuaca membaik,” ujar Sridawati (55) warga Kecamatan Tanjung Kemuning, Kamis (28/9/2023).

Harga beras mahal saat ini ditindaklanjuti pemerintah dengan menggelar operasi beras murah. Namun, upaya ini belum mampu menekan laju kenaikkan harga beras di pasaran.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan