KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Usai lebaran Idul Fitri 1444 H, masa paceklik menghampiri masyarakat. Akibatnya, aksi pencurian mulai marak terjadi.
Seperti halnya, Pencurian Hewan Ternak (Curnak) di Desa Sulauwangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Rabu (3/5/2023) dini hari.
Dalam kejadian ini, dua ekor sapi betina milik Mudral (43) warga desa setempat menjadi korban pencurian.
Dalam melancarkan aksinya yakni, dengan cara meracuni sapi menggunakan putas yang dicampur dengan putas. Pelaku hanya mengambil hati dan daging sapi saja.
Mirisnya lagi, dua ekor sapi ini berada di dalam kandang. Pelaku meninggalkan beberapa potongan sapi yang dicuri.
Hingga kini belum diketahui pelakunya. Diduga kuat, pelaku tidak sendirian melainkan ada kemplotannya.
Curnak dengan modus operasi meracuni dan mengambil daging ternak ini sudah yang sekian kalinya.
Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta. Dua ekor sapi lenyap dalam semalam.
Yang tersisa hanya beberapa bagian sapi yang tidak ada harganya. Pemilik ternak tidak lagi dapat menjual sisa potongan ternaknya.
“Ya, Curnak dengan modus meracuni dan memotong sapi di tempat kembali terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan lingkungan sudah terusik dan tidak nyaman lagi. Perlu ada upaya mencegah adanya aksi Curnak susulan,” ungkap Suito (43) warga desa setempat. (yti)

Leave a comment