Skip to content

Geram! Barcode BBM Dipakai Orang Lain, Pemilik Asli Malah Gagal Isi BBM

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM — Seorang pemilik kendaraan mengaku geram setelah barcode pembelian BBM miliknya digunakan orang lain.

Akibat kejadian tersebut, pemilik barcode tidak dapat mengisi BBM sesuai ketentuan.

Kejadian itu menimbulkan pertanyaan terkait keamanan penggunaan barcode pembelian BBM bersubsidi.

Pemilik kendaraan mengetahui masalah tersebut ketika hendak membeli BBM di salah satu SPBU.

Namun, petugas menyampaikan bahwa barcode miliknya sudah digunakan untuk transaksi sebelumnya.

Karena itu, pemilik kendaraan tidak dapat melanjutkan pengisian BBM menggunakan barcode tersebut.

Pemilik kemudian mempertanyakan penggunaan barcode miliknya oleh pihak lain.

Selain itu, kondisi tersebut membuat pemilik kendaraan merasa dirugikan.

Pasalnya, barcode seharusnya hanya digunakan oleh pemilik kendaraan yang terdaftar.

Terlebih lagi, pemilik membutuhkan BBM untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, penggunaan barcode oleh orang lain berpotensi menimbulkan persoalan bagi pemilik kendaraan.

Imbauan Keamanan Barcode

Oleh karena itu, masyarakat perlu menjaga keamanan barcode pembelian BBM masing-masing.

Pemilik kendaraan sebaiknya tidak membagikan barcode kepada orang lain secara sembarangan.

Selain itu, masyarakat perlu menjaga data pribadi yang terhubung dengan barcode tersebut.

Pemilik juga perlu memeriksa riwayat transaksi secara berkala untuk memastikan penggunaan barcode.

Jika menemukan transaksi mencurigakan, pemilik sebaiknya segera melapor kepada petugas terkait.

Kemudian, masyarakat perlu meminta petugas melakukan pengecekan terhadap data kendaraan dan transaksi.

Langkah tersebut dapat membantu mencegah pihak lain menggunakan barcode tanpa izin.

Dengan demikian, pemilik kendaraan dapat menjaga keamanan haknya dalam memperoleh BBM.

Selain itu, petugas perlu memperketat proses verifikasi sebelum melayani transaksi menggunakan barcode.

Petugas juga perlu memastikan kesesuaian identitas kendaraan dengan data yang tercatat.

Dengan sistem verifikasi yang lebih ketat, masyarakat dapat menggunakan layanan BBM dengan lebih aman.

Pemilik kendaraan juga meminta penjelasan terkait mekanisme penggunaan barcode yang mengalami penyalahgunaan.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai penyebab barcode tersebut digunakan pihak lain.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan