Skip to content

Gantikan Bibit Samad Rianto, Prof Haryono Umar Pimpin GMPK

Ketua Umum GMPK, Prof Haryono Umar

JAKARTA || NUSANTARAMAILS.COM – Prof Haryono Umar terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) menggantikan Irjend Pol (purn) Bibit Samad Rianto.

Musyawarah Nasional (Munas) GMPK digelar secara Daring dan Luring pada Minggu (14/9/2025). Irjend Pol (purn) Bibit Samad Rianto pensiun mengingat usia yang sudah tua dan tidak memungkinkan lagi memimpin organisasi besar tersebut.

Prof Haryono Umar sudah tidak asing bagi masyarakat atas kiprahnya dalam memerangi korupsi dan ahli akuntansi.

Baca Juga : 

Sejarah Singkat Lahirnya Komando Pasukan Khusus TNI AD

Prof Haryono Umar lahir pada 8 September 1960 di Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel). Prof Haryono Umar menempuh pendidikan pada Diploma IV dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Master of Science ((tautan tidak tersedia)) di bidang Akuntansi dari University of Houston, Texas, Amerika Serikat (1993).

Kemudian, Doktoral di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Padjadjaran Bandung (2005), meraih gelar Prof. Dr., Ak, C.A.

Prof Haryono Umar meniti karier sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 18 Desember 2007 – 16 Desember 2011. Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2012-2015

Wakil Rektor II Perbanas Institute, Bidang Sumber Daya dan Riset, Dekan Pascasarjana Perbanas Institute, September 2019 – Februari 2023.

Anggota Dewan Penegakan Disiplin Anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) periode 2023-2027.

Keahlian dan kontribusi Prof Haryono Umar yakni Ahli dalam bidang akuntansi, auditing, dan pemberantasan korupsi. Aktif dalam organisasi keprofesian, seperti Ikatan Akuntan Indonesia.

Mengajar dan menyebarkan ilmu melalui publikasi buku, modul, dan kajian, Mendukung pendidikan anti-korupsi dan mengajak masyarakat, terutama mahasiswa, untuk berperan aktif dalam pemberantasan korupsi.

Beliau juga memiliki rekam jejak yang kuat dalam penelitian dan publikasi di bidang akuntansi dan fraud, seperti terlihat dari profilnya.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan