KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa terus didorong melalui berbagai program pendidikan. Salah satunya dengan hadirnya Universitas Terbuka (UT) yang memberikan kesempatan luas bagi aparatur desa untuk melanjutkan pendidikan tinggi secara fleksibel dan dengan biaya terjangkau.
Program ini dinilai menjadi solusi bagi perangkat desa yang selama ini terkendala waktu dan biaya untuk melanjutkan kuliah. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan, aparatur desa tetap dapat menjalankan tugas pemerintahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.
Kepala Desa dan sejumlah perangkat desa menyambut baik peluang ini. Menurut mereka, peningkatan kapasitas aparatur sangat penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
“Dengan adanya kuliah fleksibel seperti ini, kami sangat terbantu. Tidak perlu meninggalkan pekerjaan, tapi tetap bisa meningkatkan pendidikan,” ujar salah satu perangkat desa.
Baca Juga :
CPNS 2026 Segera Dibuka? Bengkulu Selatan Ajukan 80 Formasi, Ini Prioritasnya!
Universitas Terbuka sendiri menawarkan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan aparatur desa, seperti administrasi publik, manajemen, hingga ilmu hukum.
Selain itu, biaya pendidikan yang relatif terjangkau menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi aparatur desa dengan keterbatasan anggaran.
Pemerintah daerah juga mendorong aparatur desa untuk memanfaatkan peluang ini. Diharapkan, semakin banyak perangkat desa yang memiliki kualifikasi pendidikan tinggi sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya akses pendidikan yang lebih terbuka dan fleksibel, diharapkan aparatur desa dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan tuntutan zaman, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan di tingkat desa.(yti)

One comment