Nusantara Mails – Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar ujian terbuka promosi doktor sebagai bagian dari penguatan mutu akademik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.
Ujian promosi doktor tersebut dilaksanakan di Bengkulu pada Rabu (8/4/2026) pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang Promosi Doktor.
Peserta ujian, Dr. Seten Harteni, sebelumnya mengangkat disertasi berjudul “Pengembangan E-Modul Pembelajaran Fiqih Aplikatif dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Kabupaten Bengkulu Selatan.”
Dalam pelaksanaan ujian ini, turut hadir dewan penguji yang terdiri dari para akademisi dan profesor, di antaranya Prof. Dr. H. Khairudin, M.Ag selaku ketua, Dr. Ramedlon, M.Pd sebagai sekretaris, serta Prof. Dr. Ediansyah, M.Pd sebagai promotor. Selain itu, terdapat pula ko-promotor dan penguji lainnya yang berasal dari berbagai latar belakang keilmuan.
Rektor Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. H. Khairudin, M.Ag, menegaskan bahwa ujian promosi doktor bukan sekadar tahapan akademik, tetapi menjadi tolok ukur kualitas keilmuan seorang kandidat doktor.
“Ujian promosi doktor ini merupakan proses penting untuk memastikan bahwa karya ilmiah yang dihasilkan memiliki kualitas, orisinalitas, serta kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan Islam,” ujar Rektor.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kampus terus mendorong lahirnya lulusan doktor yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman.
“Kami berharap para doktor yang dilahirkan dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, memberikan solusi atas berbagai persoalan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. Seten Harteni, yang saat ini merupakan dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilannya melalui tahapan ujian promosi doktor tersebut.
“Disertasi ini saya susun sebagai upaya menghadirkan metode pembelajaran fiqih yang lebih aplikatif dan menarik melalui pemanfaatan e-modul, sehingga dapat meningkatkan motivasi sekaligus hasil belajar siswa,” ungkapnya.
Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah aliyah.
“Semoga penelitian ini dapat menjadi referensi bagi para pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital,” tutupnya.

Leave a comment