Sekira 100 unit kamar apartemen dijadikan sarang penyamun.
“Ada semua. 100 unit yang dipakai disini. Tapi, sebagian besar pemiliknya gatau. Pemiliknya tau disewa oleh orang tahunan, dan bulan. Yang sewa diecer disini. Pas dateng banyak kondom. Lalu, sudah patah,” kata Andi Bahrum dikutip dari TribunnewsBogor.com.
HOT NEWS: 2 menit 50 detik, Video Mesum Gadis Indonesia dengan TKA China Viral di….
Andi menjelaskan, satu agen yang awalnya menyewa kepada pemilik asli bisa mempunyai 20 kamar.
Dalam menjalankan bisnis ini, para agen yang awalnya menyewa kamar kepada pemilik asli, mengandeng orang yang dipercaya.
Model Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan Historik Beserta Contohnya
Orang yang dipercaya itu, bisa melakukan promosinya agar menarik para pelanggan dengan harga yang murah yakni bisa mencapai 80 ribu per jam.
“Satu agen bisa 20 kamar. Belum ada di bawah lagi. Yang di bawahnya cari mangsa atau marketing,” tambahnya.
Tips Mudah Menanam Anggrek Cepat Berbunga yang Jarang Diketahui Orang
Usai berhasil menarik mangsa, barulah bisnis ini berjalan.
Untuk bisnis prostitusinya sendiri, para orang yang dieprcaya ini, banyak menarik pelanggan wanita.
Wanita ini bisa menyewa kamar di apartemen itu, bisa lebih dari satu hari.
“Barulah yang nyewa di agen itu mengecernya lagi lewat aplikasi MiChat,” tambahnya.
Sedangkan untuk penyewaan perjam, rata-rata para orang yang dipercaya ini, menarik mangsa para pelajar sekolah tingkat menengah.
“Kalau pagi itu banyak banget yang datang anak sekolah. Masih pakai seragam malah. Ya, karena murah akhirnya mereka bisa sewa kan,” jelas Andi.
Kini titel itu pun terus tersemat di Apartemen Bogor Valley.

One comment