Skip to content

Dihantam Tinju Tanpa Bayangan dan Tinju Shaolin, Sopir Travel Padang Guci Laporkan Timses Cabup BS

Terduga pelaku penganiayaan yang merupakan Timses Cabup BS.

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Irianto (44) warga Desa Sukarami Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Tim Sukses (Timses) Calon Bupati (Cabup) Bengkulu Selatan (BS), H Rifa’i Tajudin.

Penganiayaan terjadi pada Jumat (18/10/2024) pukul 09.00 WIB di Jalan Pagar Dewa Kecamatan Kota Manna Kabupaten BS. Korban mengalami luka lebam akibat dianiaya tiga pelaku yang menghadangnya di jalan raya.

Data diperoleh media ini, korban melaju di jalan Raya Pagar Dewa menuju Kota Bengkulu dan mendahuli mobil honda jazz warna biru Nopol BD 1017 BL.

Tidak lama kemudian, honda jazz tersebut menyalip mobil korban Xenia warba abu-abu Nopol BD 1724 WL. Setelah menyalip, honda jazz yang dibagian bodi bertempel stiker Cabup H Rifa’i Tajudin berhenti menyilang menghadang jalan.

Baca Juga : 

Didukung Mahasiswa BJB, Gusril Pausi Siap Berkomitmen Kembangkan Generasi Z

Kemudian, turun tiga orang yang langsung menghampiri korban. Salah satu diantaranya langsung melayangkan tinju tanpa bayangan ke bagian pipi korban sebanyak empat kali.

Tidak hanya sampai disitu, satu terlapor menarik kerah baju korban disambut dengan satu rekannya lagi yang langsung melayangkan tinju shaolin ke muka korban.

Kemudian, ketiga pelaku meninggalkan korban yang mengerang menahan sakit akibat diserang jurus tinju tanpa bayangan serta tinju shaolin pelaku.

Tidak terima atas penganiayaan tersebut, korban melaporkan penganiayaan tersebut ke Polres BS untuk ditindaklanjuti secara hukum. Laporan resmi disampaikan korban ke polisi.

Keluarga korban minta Polres BS menindaklanjuti laporan tersebut dan segera melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku. Laporan tersebut diharapkan dapat diproses cepat agar pelaku mendapat hukuman setimpal.

Nasution Suhartoni, kakak kandung dari korban minta APH khususnya Polres BS dapat segera menindaklanjuti laporan adiknya. Dikatakannya, keluarga juga akan minta bantuan ke Polda Bengkulu agar kasus cepat ditangani.

“Kami sebagai keluarga minta Polres BS dapat segera menindaklanjuti aksi penganiayaan yang dilakukan oleh Timses Cabup BS. Kami tidak terima atas penganiayaan terhadap adik kami,” ungkap Nasution.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan