BENGKULU || NUSANTARAMAILS.COM — Aksi empat Debt Collector (DC) kembali menuai sorotan di Kota Bengkulu. Kali ini, dua pelajar menjadi korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (4/8/2026) di Jalan Merapi Raya, Kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu.
Korban berinisial MA dan FA mengalami tindakan kekerasan saat melintas menggunakan sepeda motor.
Menurut informasi yang dihimpun, empat orang DC menghentikan kendaraan kedua pelajar tersebut di tengah jalan.
Selanjutnya, para DC meminta korban menunjukkan sejumlah dokumen kendaraan yang mereka gunakan.
Namun, para DC tidak menunjukkan identitas maupun surat tugas kepada korban.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi tindakan kekerasan terhadap kedua pelajar tersebut.
Para DC diduga melakukan penendangan serta pemukulan terhadap korban.
Setelah itu, para DC membawa sepeda motor korban dari lokasi kejadian.
Tidak hanya itu, handphone milik korban juga ikut dibawa kabur.
Akibat kejadian tersebut, korban kemudian memilih melapor kepada pihak kepolisian.
Laporan itu menjadi langkah korban untuk meminta aparat mengusut dugaan tindakan kekerasan tersebut.
Selain itu, korban juga berharap polisi segera mengidentifikasi empat orang DC tersebut.
Sebab, tindakan tersebut tidak hanya menyangkut pengambilan kendaraan, tetapi juga dugaan kekerasan terhadap pelajar.
Karena itu, masyarakat meminta aparat bertindak tegas terhadap praktik penagihan kendaraan yang menggunakan kekerasan.
Apalagi, setiap tindakan penagihan seharusnya mengikuti aturan dan menunjukkan identitas serta dasar penugasan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan laporan korban.
Redaksi juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait mengenai kronologi dan tindakan hukum selanjutnya.
Redaksi membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberi klarifikasi atau sanggahan sesuai dengan kronologi kejadian guna keberimbangan berita.(yti)

Leave a comment