KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Dampak kemarau terasa sangat buruk. Tingkat perekonomian masyarakat terus menurun. Akibatnya, banyak warga alih profesi untuk tetap bertahan hidup ditengah kondisi melemahnya pendapatan.
Petani sawah, ladang maupun petani jenis komoditi lain harus banting stir mencari profesi lain untuk mendapat penghasilan tambahan bagi keluarga.
Mulai dari ikut menjadi buruh bangunan, pekerja lepas harian di proyek maupun bekerja borongan pembukaan lahan atau pembersihan kebun.
Dampak kemarau terhadap kondisi ekonomi sangat besar. Khususnya bagi petani palawija, sawah maupun petani kebun musiman. Selama kemarau, gagal panen dirasakan petani sehingga berdampak pada penghasilan.
Baca Juga :
Hadir Layanan Samsat Mojokerto Kota Resmi Dibuka di MPP Gajah Mada
“Di musim kemarau ini, alih profesi terpaksa dilakukan guna mendapat penghasilan tambahan bagi keluarga. Karenanya, profesi apapun dijalani demi mendapat penghasilan,” ucap Latif (56).(yti)

Leave a comment