KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Selama cuti bersama lebaran, stok gas elpiji subsidi di pasaran menipis. Kekurangan stok gas elpiji ini berpotensi terjadi kenaikkan harga di tingkat eceran.
Gas elpiji ukuran 3 Kg dijual melebihi HET yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, gas juga mulai sulit didapat oleh konsumen.
Berkurangnya stok berdampak pada kelangkaan dan naiknya harga jual. Pasokan gas subsidi diperkirakan akan kembali normal pasca cuti bersama lebaran ini.
Baca Juga :
Blusukan Ala Bupati Kaur, Bagi Uang Bukoan Kepada Kuli Bangunan
Ada kekhawatiran masyarakat harga gas elpiji 3 Kg bisa tembus diangka Rp 27.000 -hingga Rp 30.000 pertabungnya. Mengingat, permintaan masyarakat cukup banyak sedangkan stok tidak mencukupi.
Untuk mengantisipasi hal ini, sebagian masyarakat sudah lebih dulu menyetok dirumah. Ada pula yang menggunakan kayu bakar sebagai alternatif lain untuk memasak.
“Ya, gas mulai sulit didapatm Rata-rata pengecer kehabisan stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Diperkirakan pasca cuti lebaran ini baru akan kembali normal seperti biasa,” ungkap Latif (57).(yti)

One comment