Skip to content

Cegah Paham Radikalisme, Satgaswil Densus 88 AT Sumut Gelar Sosialisasi

MEDAN || NUSANTARAMAILS.COM – Satgaswil Detasemen 88 Anti Teror (AT) Sumatera Utara (Sumut) gelar sosialisasi pencegahan paham radikalisme.

Data Satgaswil Sumut, tercatat ada 1.011 anak di Indonesia yang terpapar dalam paham radikalisme. Dari jumlah tersebut, 38 diantaranya terdapat di Sumut.

Data ini diungkap Kasatgaswil Densus 88 AT melalui Katim Cegah, Ipda Kunto Adi Wibowo dalam sosialisasi tersebut.

Acara yang digelar di SMAN 5 Sumut, Jumat (23/10/2026) ini sekaligus lounching kolaborasi lintas sektoral dalam pencegahan.

“Tahun 2025, 112 anak yang masuk dalam grup radikal 70 diantaranya masuk dalam True Crime Community (TCC). Sedangkan, 2026 ada 1.011 anak masuk dalam
Nihilistic Violent Extremism (NVE) dan True Crime Community (TCC), 38 diantaranya di Sumut,” ungkapnya.

Lebih jauh, perkembangan dunia digital memunculkan fenomena baru yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni Nihilistic Violent Extremism (NVE) dan TCC.

NVE merupakan bentuk ekstremisme yang ditandai dengan kecenderungan melakukan kekerasan ekstrem tanpa motivasi ideologis atau politik yang jelas.

Fenomena ini dapat didorong oleh pandangan yang membenci manusia serta keinginan untuk menghancurkan tatanan masyarakat.

Sementara itu, TCC merupakan komunitas daring yang membahas berbagai kasus kejahatan dan kekerasan.

Dalam konteks pencegahan, paparan konten kekerasan secara berulang dapat menjadi perhatian apabila mendorong seseorang untuk meniru tindakan serupa.

Kunto mengatakan, anak-anak dan remaja berisiko terpapar konten kekerasan melalui berbagai saluran.

Mulai dari permainan daring, media sosial, lingkungan keluarga hingga lembaga pendidikan.(**)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan