Nusantara Mails || Pertanian – Sawit merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Meskipun tanaman ini memiliki kinerja yang sangat menguntungkan, namun proses perawatan dari bibit sawit pada usia nol hingga satu tahun merupakan salah satu proses yang sangat penting dalam penanaman sawit.
Sebab, bibit menjadi salah satu faktor menentukan hasil keberhasilan dari proses penanaman sawit. Berikut ini adalah artikel tentang cara merawat bibit sawit usia nol hingga satu tahun.
Pemilihan Bibit
Pada tahap awal penanaman, pemilihan bibit yang kokoh, bukan berasal dari bibit hasil stek batang tanaman induk yang sehat atau tidak cacat merupakan faktor utama dalam penanaman sawit.
Pemilihan bibit juga tidak boleh asal-asalan. Sebab, keberhasilan pada tahap awal penanaman akan sangat mempengaruhi hasil akhir dari proses penanaman.
Persiapan Lahan
Setelah bibit sawit yang dipilih cukup bagus, langkah selajutnya dalam penanaman adalah persiapan lahan. Pada tahap ini, anda harus mempersiapkan lahan yang akan digunakan untuk penanaman sawit. Lahan sebaiknya bersih dari tumbuhan liar, sampah dan korosif lainnya yang dapat mengganggu pertumbuhan bibit.
Penanaman Bibit
Setelah melalui tahap pemilihan bibit dan persiapan lahan, tahap selanjutnya adalah penanaman bibit sawit. Saat menanam bibit sawit sebaiknya hindari menanam bibit terlalu dalam atau terlalu dangkal. Sebab hal itu dapat menghambat pertumbuhan bibit.
Penyiraman
Setelah bibit sawit ditanam, selanjutnya adalah tahap perawatan bibit sawit. Perawatan bibit sawit yang pertama kali dilakukan adalah penyiraman. Pada usia nol hingga satu tahun, bibit sawit wajib disiram dua kali sehari. Dalam penyiraman, disarankan untuk tidak memberikan banyak air sekaligus. Hal ini karena bibit sawit akan mengalami siram yang terlalu banyak dan berlebih akan dapat memicu tanaman membusuk.
Pemupukan
Pemupukan dapat dilakukan pada bibit sawit setelah tiga bulan tanam, dengan menerapkan sekitar satu sendok teh pupuk per lubang. Terus beri makan bibit sawit sekali sebulan setelah pemberian pupuk pertama. Kemudian pantau pertumbuhan bibit sawit dan perhatikan kebutuhan pupuk yang lebih besar atau lebih kecil.

Leave a comment