KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukananti Kecamatan Lungkang Kule Kabupaten Kaur terus menunjukkan kiprahnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan.
Salah satu program unggulan yang kini dijalankan adalah budidaya burung puyuh, yang telah menghasilkan ribuan ekor setiap bulannya.
Kepala Desa Sukananti, Adianto didampingi ketua BUMDes, Maryoto menjelaskan, program ini bukan hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan desa.
“Budidaya burung puyuh ini kami jalankan sebagai solusi untuk menyediakan sumber protein hewani yang mudah dijangkau masyarakat. Hasilnya, masyarakat tidak hanya bisa mengonsumsi, tetapi juga berpeluang untuk berjualan,” ungkapnya.
Baca Juga :
Langkah Cepat Penanganan Gizi Buruk, Pemdes Sukananti Gelar Musdes Rembuk Stunting
Selain menghasilkan daging, burung puyuh juga menjadi pemasok telur yang kaya protein. Produksi telur puyuh dari BUMDes Sukananti akan mulai dipasarkan ke pasar lokal, warung, hingga pedagang keliling.
Hal ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus menambah penghasilan warga desa.
Sementara itu, salah satu pengurus BUMDes menambahkan, ke depan pihaknya akan memperluas kapasitas kandang dan meningkatkan kualitas pakan agar produktivitas puyuh semakin optimal.
“Kami ingin menjadikan puyuh sebagai komoditas unggulan desa. Dengan begitu, Sukananti bisa dikenal sebagai desa penghasil protein hewani,” ujarnya.
Program inovatif ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya akses protein hewani murah dan berkualitas.
Kehadiran BUMDes Sukananti dalam pengembangan peternakan puyuh diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Kaur.
Hingga saat ini, proses penetasan induk burung puyuh terus dikembangkan melalui metode penetasan menggunakan listrik.
BUMDes Sukananti sudah 80 persen mencapai keberhasilan dan diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi BUMDes lainnya.(yti)

One comment