KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) banyak mengalami mati suri atau tanpa ada kegiatan usaha sebagai sumber Pendapatan Asli Desa (PADes), lahir Koperasi Merah Putih yang diyakini mampu dongkrak ekonomi masyarakat.
Koperasi merah putih menggaung hampir diseluruh pelosok negeri. Tak terkecuali di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Hampir 60 persen desa se-Kabupaten Kaur ini sudah membentuk koperasi merah putih.
Muncul pertanyaan masyarakat, apakah koperasi merah putih nanti dapat menggantikan BUMDes yang notobenenya bangkrut atau kolep. Meskipun ratusan juta rupiah mengalir ke BUMDes sebagai modal usaha, namun tidak memberi hasil yang diharapkan.
Baca Juga :
BREAKING NEWS: Sejumlah Orang Disebut Kena OTT Malam Tadi Gegara Politik Uang
Koperasi merah putih menjadi solusi untuk percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di desa. Warga desa berharap banyak terhadap koperasi merah putih ini sebagai wadah pertumbuhan ekonomi.
Pengalaman pahit pengelolaan BUMDes yang tidak berjalan tentunya harus menjadi atensi agar koperasi merah putih nantinya mampu berkibar sebagaimana yang dibayangkan oleh pemerintah.
“Semoga saja koperasi merah putih lahir sebagai solusi bagi masyarakat desa dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pengalaman BUMDes yang banyak mati suri harus menjadi pembelajaran agar koperasi merah putih benar-benar kokoh,” ungkap Helendra (42), Sabtu (26/4/2025).
Untuk itu, sambung Helendra koperasi merah putih yang dibentuk harus memiliki kemampuan dalam menjalankan misinya. Harus didukung oleh sumber daya manusia yang handal dan mampu bekerja dengan cepat, tepat dan transparan.(yti)

One comment