Skip to content

Buka Puasa Bareng: Makan atau Reuni Tahunan?

Ilustrasi Buka Bersama
Ilustrasi Buka Bersama

Nusantara Mails – Setiap Ramadan tiba! Waktunya umat Islam menunaikan ibadah puasa, memperbanyak amal, dan…… juga sibuk atur jadwal bukber. Grup WhatsApp yang tadinya sepi mendadak ramai.

“Guysss, bukber kapan?” Satu pesan dilempar, seribu balasan datang. Mulai dari, “Aku free kok, terserah, kapan aja” sampai, “Jangan tanggal segini ya, aku ada jadwal bukber lain.” Sungguh, jadwal buka bersama lebih padat daripada agenda pejabat negara.

Bukber, alias buka puasa bersama, bukan sekadar makan bareng. Ini tradisi tahunan yang punya makna lebih luas—katanya. Dari ajang silaturahmi, reuni dadakan, sampai ajang flexing (pamer) siapa yang hidupnya paling sukses pasca-lulus sekolah. Yang penting, niat awalnya baik: mempererat tali persaudaraan. Tapi, apakah realitanya memang begitu?

 

Ajang Silaturahmi dan Berbagi Rezeki

Tidak bisa dipungkiri, bukber memang jadi momen langka untuk ketemu kawan lama. Biasanya, kita cuma saling like story Instagram atau sekadar ngetik “HBD bro” di kolom komentar.

Tapi, di bulan Ramadan, tiba-tiba muncul rasa rindu dan ingin bertemu. Bukber pun jadi solusi. Saling berbagi cerita, tanya kabar, dan tentu saja berbagi rezeki.

Biasanya, ada tipe orang yang royal mentraktir, dengan dalih, “I udah sukses sekarang, santai aja!” Lalu ada juga yang mendadak jadi ninja pas giliran bayar, pura-pura sibuk cari parkiran.

Fenomena “si paling tajir” dan “si paling ngilang” ini sudah jadi bumbu wajib dalam setiap acara bukber. Tapi ya sudahlah, yang penting silaturahmi tetap terjalin.

 

Sibuk Makan Bukber Telat Maghriban

Seharusnya, inti dari buka puasa adalah berbuka dan menunaikan salat Maghrib tepat waktu. Tapi kenyataan di lapangan? Baru duduk, langsung sibuk pesan makanan. Pas makanan datang, semuanya langsung khusyuk. Bukan doa, tapi sibuk foto-foto. “Eh, bentar! Jangan makan dulu! Aku belum foto buat Instastory!” Lima menit kemudian, baru suapan pertama masuk ke mulut.

 

Selangkapnya baca klik disini…

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan