Skip to content

Bripka Rohmat Disanksi Demosi Tujuh Tahun, Sidang Etik Rantis Tewaskan Driver Ojol Affan Kurniawan

JAKARTA || NUSANTARAMAILS.COM – Bripka Rohmat anggota Brimob yang berada didalam Kendaraan Taktis (Rantis) saat peristiwa tewasnya driver Ojol, Affan Kurniawan yang dilindas dijatuhi sanksi berat.

Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri telah menjatuhkan sanksi kepada Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Rohmat, sopir Rantis Brimob, yang terlibat dalam insiden tragis yang menyebabkan meninggalnya driver Ojol bernama Affan Kurniawan.

Affan tewas setelah terlindas rantis Brimob saat mengantar pesanan makanan di area unjuk rasa di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025.

KKEP Polri menjatuhkan sanksi pelanggaran etik, Bripka Rohmat dinyatakan melakukan “perbuatan tercela.”

KKEP juga menjatuhkan sanksi administratif, penempatan khusus (Patsus) selama 20 hari di ruang Patsus Biro Provost Div Propam Polri (29 Agustus – 17 September 2025).

Baca Juga : 

Kodim 0408 BSK bersama Pemkab BS Gelar GPM, Jaga Stabilitas Harga Pangan Masyarakat

Mutasi bersifat demosi selama 7 tahun, yaitu penurunan jabatan yang berlaku hingga masa dinasnya habis.

Bripka Rohmat tampak menitikkan air mata usai mendengar putusan. Dalam kesaksiannya di depan majelis etik, dia mengungkapkan bahwa selama 28 tahun berdinas, dirinya tidak pernah tersandung pelanggaran.

Ia memohon belas kasih agar dapat menyelesaikan masa pengabdian hingga pensiun, karena keluarga, termasuk seorang anak berkebutuhan khusus, sangat bergantung pada penghasilannya.

Rohmat juga meminta maaf secara mendalam kepada keluarga Affan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat mencelakai atau menghilangkan nyawa, melainkan hanya menjalankan perintah pimpinan saat kondisi pertempuran dan efek gas air mata menyebabkan visibilitasnya terganggu.

Majelis sidang mempertimbangkan beberapa faktor meringankan, antara lain :

Ia bertindak atas perintah Kompol Cosmas Kaju Gae.

Kondisi psikologis saat kejadian, mengalami perih akibat gas air mata sehingga tidak bisa melihat dengan jelas.

Blind spot dan kerusakan spion di sisi kiri Rantis turut memperparah situasi.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan