Skip to content

Bidpropam Dalami Laporan Dugaan Arogansi dan Kekerasan oleh Oknum Polisi

Pasangan suami istri asal Kota Bengkulu saat menyampaikan laporan ke Bidpropam Polda Bengkulu.

BENGKULU || NUSANTARAMAILS.COM – Laporan dugaan tindakan arogansi dan kekerasan yang dilakukan oknmu polisi mulai ditindaklanjuti Bidpropam Polda Bengkulu.

Oknum polisi yang dilaporkannoe Bidpropam Polda Bengkulu ini diketahui berdinas di Polsek Muara Bangkahulu.

Laporan tersebut dibuat oleh pasangan suami istri, Popy Chatrine dan Oza Fikri.

Keduanya mengaku mendapat tindakan tidak menyenangkan dan intimidasi di rumahnya oleh oknum polisi berinisial JO.

Peristiwa tersebut terjadi pada 25 Maret 2026 lalu. Persoalan berawal dari pembakaran sampah dilingkungan tempat tinggal mereka.

Saat itu, istri terlapor berinisial SA disebut mendatangi rumah korban untuk menanyakan aktivitas pembakaran tersebut.

Awalnya percakapan berlangsung biasa, namun situasi dikabarkan memanas hingga terjadi adu mulut yang berujung aksi saling dorong antara kedua pihak.

Korban menuturkan, situasi semakin memanas setelah JO datang ke lokasi.

Terlapor yang merupakan anggota polisi aktif diduga bertindak agresif.

Dengan mencengkeram kerah baju Oza, mendorong korban ke dalam rumah, serta menantang untuk berkelahi.

Tak hanya itu, korban juga mengaku suasana semakin mencekam ketika tiga anggota keluarga terlapor datang turut terlibat dalam insiden tersebut.

Dalam keterangannya, korban mengaku mengalami tindakan kasar berupa penarikan paksa, dorongan, hingga ancaman menggunakan senjata tajam jenis parang.

Merasa keselamatan dan hak mereka terancam, pasangan tersebut kemudian mengambil langkah hukum.

Pasangan ini melaporkan dugaan peristiwa tersebut ke Bidpropam Polda Bengkulu untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Korban berharap proses pemeriksaan dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.

Mengingat terlapor merupakan aparat penegak hukum, masyarakat berharap proses penanganan berjalan adil tanpa memandang status pihak yang terlibat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak JO maupun pimpinan Polsek Muara Bangkahulu.

Hingga saat ini upaya konfirmasi kepihak terkait masih dilakukan oleh media ini.

Melansir dari laman bengkulutoday.com, upaya konfirmasi ke terlapor maupun Polsek Muara Bangkahulu masih dilakukan.(**)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan