Skip to content

Bak Film Kungfu, Mantan Pasutri Di Bengkulu Utara Adu Tangkas Sajam, Keduanya Dilarikan Ke RSU

Mantan Pasutri dirawat di RSU akibat saling serang menggunakan senjata tajam.(foto : dok_bengkuluekspres.com)

NUSANTARAMAILS.COM – Bak film kolosal kungfu ahli pedang, mantan Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) adu tangkas Senjata Tajam (Sajam). Keduanya saling serang dengan menggunakan Sajam. Akibatnya, keduanya harus dilarikan ke RSU untuk mendapat perawatan medis.

Mantan Pasutri ini terlibat perkelahian dengan menggunakan Sajam dan mengakibatkan keduanya mengalami luka sayatan Sajam cukup serius. Warga mengevakuasi mantan Pasutri ini kr RSU karena mengalami luka-luka.

Peristiwa berdarah ini terjadi di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Luka yang dialami keduanya mengharuskan tim dokter melakukan tindakan medis.

Melansir laman BE, si Pria yang diketahui bernama Mansui dan wanita bernama Eni tersebut mendapatkan luka sayatan dari senjata tajam.

Untuk kondisi dari pria sudah cukup membaik setelah mendapatkan perawatan medis meski banyak mengalami banyak luka sayatan.

Namun untuk yang wanita mengalami sayatan yang cukup parah, lantaran ada luka sayatan dibagian tangan antara ibu jari dan jari telunjuk yang robek sepanjang 10 cm.

Saat dikonfrimasi, Kapolres BU AKBP Lambe Patabang Birana SIK MH melalui Kapolsek Kerkap, Iptu Nofrianti SH membenarkan atas peristiwa tersebut.

“Ya benar peristiwa tersebut menyebabkan keduanya yang merupakan mantan suami isteri tersebut menempatkan perawatan medis di RSUD Arga Makmur,” ujarnya, Selasa 13 Agustus 2024 dikutip bengkuluekspres.com.

Namun, saat disinggung terhadap kronologi kejadian, Kapolsek pun belum dapat menyampaikan secara pasti atas penyebabnya mantan suami isteri tersebut saling serang menggunakan senjata tajam.

“Informasinya aksi tersebut terjadi di pondok kebun milik si mantan Suami yang berada di Desa Pematang Balam. Untuk aksi saling serang tersebut belum dapat kita konfirmasi karena kedua belah pihak saat ini masih menjalani perawatan medis di RSUD Arga Makmur,” terangnya.

Yang jelas, lanjut Kapolsek, bahwa peristiwa pertikaian tersebut dari kedua belah pihak sudah melaporkan ke Mapolres BU. Jadi untuk kasus tersebut masih dalam proses di Mapolres BU.

“Kasus ini sudah ditangani oleh pihak Polres, karena kedua belah pihak telah melaporkan aksi tersebut ke Mapolres BU,” tukasnya.

Untuk diketahui berdasrakan daribketeragan pihak keluarga yang berada di RSUD Arga Makmur, aksi pertikaian yang terjadi antara mantan suami isteri tersebut.

Akibat si mantan isteri tidak terima atas perceraian yang sudah kurang lebih 1 tahun bercerai yang membuat pertikaian berdarah tersebut terjadi.

Aksi saling serang mantan Pasutri ini dipicu oleh perceraian diantara keduanya. Namun, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Mengingat, keduanya masih dirawat di RSU Arga Makmur sehingga belum dapat dimintai keterangan.(yti)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan