KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Antrian panjang di SPBU kendaraan pengguna BBM subsidi jenis pertalite dan solar belum teruraikan. Masalah antrian kendaraan yang menunggu BBM subsidi ini menjadi salah satu pemicu kelonjakkan harga barang.
Antrian terparah pada BBM jenis solar, hampir diseluruh pompa pengisian solar terjadi antrian panjang. Bahkan, sopor harus rela mengantri hingga dua hari.
Padahal, armada angkut kebutuhan pangan masyarakat 90 persen menggunakan kendaraan berbahan bakar solar.
Baca Juga :
Cegah Kecelakaan, Satlantas Pasang Spanduk Peringatan di Lokasi Rawan Longsor
Sulitnya mendapat solar membuat sopir dan pemilik jasa ekspedisi menaikkan tarif ongkos.
Kenaikkan tarif ongkos berdampak pada kenaikkan harga kebutuhan masyarakat. Jelang tutup tahun, antrian kendaraan di SPBU kian parah.
“Antrian kendaraan di SPBU belum teruraikan sama sekali. Belum ada solusi tepat mengatasi sulitnya mendapat solar, berdampak pada naiknya ongkos barang,” ungkap salah seorang sopir truk asal Lampung, Nusriwan (43).(yti)

Leave a comment