Skip to content

Antrean BBM Subsidi Mengular, Rela Nginap Di SPBU Demi Isi Tangki Kendaraan

Oplus_131104

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kabupaten Kaur kembali mengular panjang. Kondisi tersebut terjadi saat masyarakat memburu BBM subsidi.

Kendaraan roda empat hingga kendaraan angkutan ikut memenuhi area antrean SPBU.

Bahkan, sebagian pengendara rela menunggu hingga 12 jam. Ada pula, yang rela nginap di SPBU demi mengisi BBM.

Mereka bertahan dalam antrean demi mendapatkan BBM subsidi untuk kebutuhan kendaraan. Sementara itu, panjang antrean terus bertambah sejak pagi.

Selain itu, pengendara harus mengatur waktu agar tetap mendapatkan jatah pengisian BBM. Kondisi tersebut juga membuat arus kendaraan sekitar SPBU melambat.

Sejumlah pengendara mengaku memilih bertahan karena sulit mendapatkan BBM subsidi. Mereka khawatir kehabisan bahan bakar sebelum menemukan SPBU berikutnya.

Di sisi lain, keterbatasan stok dan tingginya permintaan ikut memperpanjang antrean.

Akibatnya, pengendara harus menghabiskan waktu berjam-jam di lokasi.

Fenomena tersebut kembali menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap BBM subsidi.

Terlebih lagi, sebagian warga menggunakan kendaraan untuk menunjang aktivitas ekonomi.

Namun, antrean panjang juga menimbulkan persoalan bagi pengguna jalan lainnya.

Pasalnya, kendaraan yang mengantre sering memenuhi badan jalan sekitar SPBU.

Karena itu, masyarakat berharap pengelola SPBU dapat menjaga kelancaran pelayanan.

Mereka juga berharap pemerintah memastikan ketersediaan BBM subsidi secara merata.

Selain itu, masyarakat meminta pengawasan distribusi BBM subsidi semakin diperketat. Langkah tersebut penting agar penyaluran BBM tepat sasaran.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi menghabiskan waktu hingga berjam-jam.

Mereka cukup datang, mengisi tangki kendaraan, kemudian melanjutkan aktivitas.

Antrean panjang seharusnya menjadi perhatian bersama. Pemerintah, pengelola SPBU, dan masyarakat perlu mencari solusi secara berkelanjutan.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan