Skip to content

Air Sungai Meluap, Padi Menguning Di Desa Ulak Bandung Terancam Abrasi Berat

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Meluapnya air sungai di wilayah Desa Ulak Bandung, Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur, membuat lahan pertanian warga terancam rusak berat akibat abrasi.

Hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir membuat debit air meningkat dan mulai menggerus tebing sungai yang berbatasan langsung dengan area persawahan.

Beberapa petani mengaku khawatir karena sebagian lahan padi yang sudah mulai menguning siap panen kini berada di bibir sungai yang terus terkikis.

Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya hasil panen yang terancam gagal, namun juga lahan produktif mereka bisa hilang tersapu arus.

“Air naik terus sejak dua hari lalu. Pinggir sawah kami sudah longsor beberapa meter. Padinya sudah siap panen, tapi kami takut abrasi makin parah,” ungkap Rahman, salah satu petani setempat, Rabu (5/11).

Raditian warga Desa Ulak Bandung, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, pihak desa akan melakukan langkah darurat dengan memasang karung pasir dan batang bambu sebagai penahan sementara. Namun upaya itu dinilai belum cukup kuat menahan derasnya arus sungai.

“Kami akan laporkan ke pihak kecamatan dan BPBD agar ada penanganan lebih lanjut. Kalau dibiarkan, sawah warga bisa habis terbawa air,” kata Raditian.

Selain mengancam sawah, luapan air sungai juga mengancam beberapa titik jalan desa, sehingga akses warga menjadi terganggu. Warga berharap ada intervensi cepat dari dinas terkait untuk membangun bronjong atau tanggul permanen di titik rawan abrasi.

Masyarakat Ulak Bandung kini hanya bisa berharap hujan segera reda agar air sungai kembali surut. Sementara itu, petani terus berjaga di area sawah mereka, berupaya menyelamatkan hasil panen yang tinggal menunggu waktu panen.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan