Skip to content

Ada Tiga Golongan Masyarakat Yang Dipimpin, Jika Dipahami Akan Langgeng

Gambar ilustrasi (foto: Kompas.com)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Bagi seorang pemimpin tidaklah mudah dalam menjalankan tugas maupun fungsinya. Dalam jabatan politik ada tiga golongan masyarakat yang memiliki karakter dan prilaku yang berbeda.

Tiga golongan ini sulit untuk disatukan, namun jika dikemas dengan bijak maka dapat menjadi satu kesatuan yang dapat menciptakan kekuatan besar untuk menyongsong pembangunan.

Tiga kelompok masyarakat yang dimaksud yakni, kelompok pertama adalah mereka yang pro atau pendukung setia dari awal hingga akhir masa jabatan.

Kelompok kedua yakni masyarakat yang kontra atau berseberangan pandangan politik alias rival politik. Kelompok ini dinilai memiliki kritik yang keras dan kerap menjadi oposisi dalam masa jabatan pemimpin terpilih.

Baca Juga : 

Didukung Mahasiswa BJB, Gusril Pausi Siap Berkomitmen Kembangkan Generasi Z

Kemudian, kelompok ketiga yakni golongan masyarakat yang netral, masa bodoh dengan pemimpin terpilih. Kelompok ini tidak banyak kritik, tidak banyak tuntutan maupun keinginan terhadap pemimpin.

Namun, kelompok ini lebih fokus pada kepentingannya. Jika hak mereka dirampas maka akan ada reaksi, artinya selama hak mereka tidak diganggu maka tidak akan melakukan kritik maupun perlawanan.

“Tiga kelompok masyarakat inilah yang dipimpin dalam suatu daerah. Jadi kemaslah dengan baik sehingga tercipta kekuatan besar dalam menyukseskan program kerja,” ungkap Suisman Jaya (56).(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan