Skip to content

Abdullah Munir: Mempersiapkan Mahasiswa Menjadi Pendidik Berkarakter Khairu Ummah

Oplus_0

Nusantara Mails – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Praktik Pembelajaran Lapangan (PPL) sebagai salah satu bagian krusial dari kurikulum pendidikan keguruan. Acara ini dilaksanakan di Ruang Auditorium Kampus dan secara resmi dibuka oleh Ketua STIT Makrifatul Ilmi, Dr. H. Abdullah Munir, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan urgensi pembekalan ini sebagai langkah strategis dalam membentuk kompetensi profesional calon pendidik.

Dalam arahannya, Dr. Abdullah Munir menegaskan bahwa PPL bukan sekadar agenda formalitas akademik, tetapi merupakan momentum aktualisasi nilai-nilai keilmuan, pedagogik, dan spiritualitas yang telah ditanamkan selama proses perkuliahan. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara serius dan menyeluruh dalam menghadapi PPL.

“Mahasiswa harus betul-betul serius melaksanakan seluruh rangkaian PPL. Ini adalah tahap awal dalam perjalanan panjang menuju profesi kependidikan. Tunjukkanlah jati diri sebagai seorang pendidik, meskipun hari ini Anda masih dalam proses belajar. Harapannya, Anda semua dapat menjadi pendidik yang berkarakter khairu ummah. Yakni umat terbaik yang mampu menebarkan nilai kebaikan dan kebermanfaatan,” ujar beliau dalam pembekalan tersebut.

Kegiatan pembekalan ini juga dihadiri oleh Ketua Program Studi PAI dan PGMI, dosen pembimbing lapangan, jajaran Bagian Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan akademik ini mencerminkan sinergi kelembagaan dalam mendukung pembentukan karakter dan kapasitas mahasiswa sebagai calon guru profesional.

Materi pembekalan difokuskan pada aspek etika profesi keguruan, strategi manajemen kelas, pendekatan pembelajaran kontekstual, serta teknis pelaksanaan PPL di lapangan. Dengan pendekatan akademik dan praktis ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga etos kerja, komitmen moral, dan integritas kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam.

PPL di lingkungan STIT Makrifatul Ilmi tidak hanya dilihat sebagai tugas akhir mata kuliah, tetapi sebagai proses pematangan identitas akademik dan spiritual, yang kelak akan menjadi modal utama dalam dunia kerja.

“Oleh karena itu, kegiatan pembekalan ini menjadi pijakan awal yang strategis dan transformatif bagi seluruh mahasiswa peserta PPL,” Demikian Dr. H. Abdullah Munir, M.Pd. (*)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan