SURABAYA || NUSANTARAMAILS.COM – Terkait pengangkatan guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Timur Teguh Sumarno menghimbau agar para guru non ASN Jawa Timur tetap bersabar dan tidak perlu khawatir.
Dia menyebut, PGRI Provinsi Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan terus berada di posisi terdepan memperjuangkan guru honorer non ASN bagi yang sudah menerima surat keputusan (SK) sejak terhitung tahun 2015 silam.
Menurut Teguh Sumarno, secara umum bagi honorer menerima SK dari pemerintah daerah, bupati, gubernur serta wali kota sejak tahun 2015 sampai 2023 itu sudah terselesaikan.
“Niat baik pemerintah untuk menyelesaikan tersebut,” katanya, Minggu (15/10/2023).
Baca Juga :
Ulang Tahun Ke-72, Sie Humas Polres Kaur Tanam Pohon dan Tebar Bibit Ikan di Danau Kembar
Disampaikan Teguh, perkiraan jumlah guru telah terselesaikan diangkat sebagai PPPK ada 522 ribu orang, hingga sisanya pun akan diselesaikan. Berdasarkan, undang-undang dasar (UUD) ASN nomor 5 tahun 2014 sudah ada revisi. Pasal 131 menyatakan bahwa semua guru honorer jenjang pendidikan, kesehatan atau semua pegawai akan di angkat sebagai PPPK.

Leave a comment