Skip to content

TBS Ngetrek, Beras Mahal-Air Bersih Beli, Lengkapi Penderitaan Masyarakat di Musim Kemarau

Gambar ilustrasi perkebunan kelapa sawit.(sumber foto : investor daily/net)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Lengkap sudah rasanya penderitaan masyarakat di musim kemarau tahun ini. Betapa tidak, hasil pertanian unggulan yakni Tandan Buah Segar (TBS) memasuki musim ngetrek.

Hasil panen TBS turun drastis, harga beras mahal ditambah lagi krisis air bersih yang ikut menambah penderitaan.

Belum lagi, hasil tanaman palawija yang hampir 90 persen gagal total akibat cuaca panas.

Baca Juga : 

Penuhi Air Bersih, Warga Rogoh Kocek Rp 60 Ribu Untuk 1.200 Liter

Selain TBS, jagung pipil yang menjadi sumber pendapatan alternatif pun ikut gagal karena panasnya terik matahari.

Masyarakat hanya mampu menadahkan tangan memanjatkan doa agar ada hujan turun untuk memberi kehidupan.

“Rasa sudah lengkap penderitaan masyarakat kecil. Harga beras melambung, TBS ngetrek ditambah ketersediaan air bersih yang mulai kering. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terpaksa beli,” keluh Edi Latif (59).(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan