Skip to content

Bimtek Ke Lombok, Ratusan Kades Boyong Istri dan Tiga Perwakilan Aparatur Desa, Biaya Dibebankan DD Rp 7 Juta Perorang

Gambar ilustrasi korupsi DD.(foto: net)

NUSANTARAMAILS.COM || MUSI BANYUASIN – Sedikitnya, 1.200-an peserta Bimbingan Tekhnis (Bimtek) peningkatan ketahanan pangan dan hewani guna pencegahan stunting da ln pengembangan BUMDes untuk pemulihan ekonomi asal Kabupaten Musi Banyuasin bakal ke Lombok, NTB.

Peserta Bimtek adalah Kades, perangkat serta perwakilan aparatur desa, BPD maupun pengelola BUMDes. Kegiatan ini dibiayai oleh APBDes masing-masing desa dengan anggaran Rp 7 juta perorang.

Baca Juga : 

Hacker Bergentayangan, Incar Media Sosial Tawarkan Berbagai Modus Penipuan

Kegiatan Bimtek ini masuk dalam APBDes Tahun 2023 yang akan dilaksanakan pada 28 Agustus hingga 1 September 2023.

Di Kabupaten Musi Banyuasin tercatat ada 227 desa yang semuanya dijadwalkan akan mengikuti kegiatan Bimtek tersebut di Lombok.

Mirisnya lagi, Kades ngotot akan membawa istri masing-masing sebagai peserta Bimtek mewakili PKK.

Bimtek ke Lombok ini disinyalir bakal menjadi ajang pelesiran Kades dan istri. Kemudian, biaya Bimtek dinilai cukup besar dan menghabiskan anggaran desa yang kurang tepat kegunaannya.

“Khusus desa kami tidak ikut kegiatan tersebut. Biayanya terlalu besar dan kurang bermanfaat. Satu desa peserta lima orang, jadi totalnya sebesar Rp 35 juta,” ungkap salah seorang Kades yang tidak mau ditulis identitasnya.

Menurut pengakuannya, nama dirinya dan perangkat lain sudah dicatat sebagai peserta. Namun, entah siapa yang mencatat.

Menarik : 

Hacker Bergentayangan, Incar Media Sosial Tawarkan Berbagai Modus Penipuan

Dirinya memastikan, desanya tidak akan ikut dalam kegiatan Bimtek tersebut walaupun sudah dicatat sebagai peserta.(yti)

One comment

Tinggalkan Balasan