Skip to content

Jadi Korban Hipnotis, Pedagang Sayur Pasar Inpres Kehilangan 22 Gram Emas

Gambar ilustrasi hipnotis.(foto: kabar6.com)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Apes dialami oleh Juniarti (65) pedagang sayur di Pasar Inpres Kota Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan asal Desa Suka Banjar.

Betapa tidak, 22 gram emas miliknya raib dibawa kabur pelaku hipnotis yang menghampirinya saat menggelar dagangannya, Selasa (18/7/2023) pukul 06.30 WIB.

Pelaku diperkirakan lebih dari dua orang menggunakan kendaraan roda empat jenis toyota innova warna hitam.

Saat kejadian, korban sedang berjualan seperti biasa di Pasar Inpres. Kemudian, ia dihampiri oleh pelaku lebih dua orang.

Pelaku awalnya berpura-pura belanja sayur kepada korban. Kemudian, salah seorang diantaranya memberikan amplop kepada korban.

Baca Juga : 

Ini Daftar 26 Kontestan Pilkades Kaur di 11 Desa

Tak lama setelah itu, korban tidak sadar dan menuruti semua yang dikatakan pelaku. Kawanan bandit hipnotis ini meminta korban perhiasan yang ada di badan korban.

Emas berupa kalung, cincin dan gelang ini digondol pelaku pergi entah kemana. Korban yang masih dibawah pengaruh alam bawah sadarnya ini tidak menyadari aksi pelaku.

Namun, seingatnya ada pelaku yang menghampirinya lebih dua orang. Mereka menggunakan mobil toyota innova warna hitam.

Korban baru tersadar dari alam bawah sadarnya setelah para pelaku sudah tidak berada di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, harus kehilangan emas seberat 22 gram senilai jutaan rupiah.

Menarik Untuk : 

Ini Daftar 26 Kontestan Pilkades Kaur di 11 Desa

“Benar ada pedang sayur di pasar Inpres terkena hipnotis dan untuk pelaku masih dalam penyelidikan kita, mudah-mudahan pelaku dapat segera kita ungkap,” kata Kapolres Kaur ,AKBP Eko Budiman SIK MIK MSi melalui Kasat Lantas, Iptu Jangkung Riyanto dikutip bengkuluekspres.com.

Kasus hipnotis ini patut diwaspadai oleh masyarakat. Karena, tidak menutup kemungkinan pelaku masih berkeliaran di Kabupaten Kaur.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan