Skip to content

Ketahanan Pangan Yang Kehilangan Arah, Kebijakan Gagal Diperjalanan

Gambar ilustrasi itik.(sumber foto: iStok)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Ratusan juta rupiah melayang bak dihembus angin. Program ketahanan pangan desa yng bersumber dari realisasi Dana Desa (DD) sepertinya kehilangan arah dan tujuan.

Pasalny, ratusan juta rupiah yang disalurkan untuk kegiatan peningkatan ekonomi melalui program ini dinilai gagal.

Pada tahun 2022 contohnya, ketahanan pangan pengadaan bibit itik petelur, pengembangan sapi dan lain sebagainya.

Namun sayang, setahun berjalan program ini tak membuahkan hasil. Dimana, itik justru banyak yang sudah tidak ditemukan lagi. Begitu pula sapi, yang entah lari kemana.

Baca Juga : 

Akhiri Masa Jabatan, Kades Satu Ini Terseret Kasus Korupsi DD – Uang Dipakai Judi dan Karaokean

“Ketahanan pangan dimanfaatkan untuk budidaya unggas jenis itik belum nampak hasilnya. Setahun sudah, namun belum ada desa yang menjadi sentra penghasil telur itik,” ujar Suryadi (45) warga Kecamatan Maje, Kamis (13/7/2023).

Hampir senada, Risa Putra (46) warga Kecamatan Kaur Selatan mengungkapkan, program ketahanan pangan yang dilakukan desa seakan kehilangan arah da tujuan.

Ratusan juta rupiah yang dihabiskan tenggelam bak ditelan bumi. Belum ada tanda-tanda menghasilkan atau memenuhi harapan sebagai penopang ekonomi masyarakat.

Menarik : 

Selingkuh dan Berzinah, Guru ASN Turun Pangkat, Staf Diberhentikan

“Programnya yang salah, atau memang perencanaan awal yang tidak matang. Sehingga, tidak terpikirkan output yang dihasilkan dari program tersebut,” ungkapnya.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan