KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Dalam mengelola roda pemerintahan desa, keharmonisan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) menjadi kunci utama terciptanya pembangunan yang berkeadilan dan berpihak pada masyarakat.
Dua lembaga ini ibarat dua hati yang saling menjaga, di mana kejujuran dan keterbukaan menjadi dasar agar “cinta” terhadap rakyat tidak berujung dusta.
Hubungan yang sehat antara BPD dan Pemdes bukan sekadar formalitas kelembagaan, melainkan bentuk kemitraan sejati dalam memperjuangkan kesejahteraan warga.
BPD berperan sebagai lembaga pengawas sekaligus penyalur aspirasi masyarakat, sementara Pemdes adalah pelaksana kebijakan dan penggerak pembangunan. Ketika keduanya berjalan beriringan, visi mewujudkan desa maju dan mandiri bukan lagi sekadar slogan.
Baca Juga :
“Kalau BPD dan Pemdes bisa saling menghargai dan terbuka, insya Allah program desa akan berjalan lancar. Tidak ada saling curiga, tidak ada saling menjatuhkan. Yang ada hanya niat tulus membangun desa,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Tanjung Aur I, Eprianto, Senin (10/11/2025).
Sinergi keduanya dapat terlihat dalam setiap tahapan penyusunan kebijakan desa, mulai dari musyawarah perencanaan pembangunan, pengawasan pelaksanaan kegiatan, hingga pelaporan dan evaluasi.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi roh yang menjaga agar dana desa benar-benar dipergunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
Namun, tidak jarang hubungan dua lembaga ini diuji oleh ego jabatan dan perbedaan pandangan. Di sinilah kedewasaan berorganisasi diuji.
Saat BPD dan Pemdes mampu menahan diri, mengedepankan dialog daripada debat, serta mendahulukan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi, maka kepercayaan publik akan tumbuh dengan sendirinya.
Sebagaimana pepatah, “cinta yang sejati adalah saling menjaga tanpa dusta,” demikian pula BPD dan Pemdes — bila sama-sama berkomitmen menjaga amanah, maka buahnya adalah masyarakat yang sejahtera, desa yang makmur, dan pemerintahan yang dipercaya.(yti)

One comment