KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Dampak minimnya rambu jalan serta penerangan umum disekitar jembatan Air Gegasan Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur kerap telan korban.
Kecelakaan lalulintas seringkali dialami kendaraan roda empat atau lebih. Mayoritas kecelakaan tunggal yang diakibatkan kondisi jalan tikungan manis, gelap dan minimnya rambu petunjuk.
Rata-rata kecelakaan dialami kendaraan yang melaju dari arah Kota Manna Bengkulu Selatan (BS). Sebab, jalan menikung sebelum masuk jembatan.
Kemudian, jembatan yang dibuat dua jalur ini terdapat marka atau pembatas jalan dua jalur yang hanya memiliki ketinggian 20 CM.
Baca Juga :
Parkir Di Tepi Sawah, Motor Dinas Penyuluh Pertanian Kaur di Kabarkan Raib
Terbaru, kecelakaan dialami sebuah mobil truk box warna kuning yang melaju dari arah Kota Manna, Minggu (12/10/2025) dini hari.
Gelapnya jalan dan tidak ada marka membuat truk mengalami kecelakaan. Truk “ncika’i’ (kolongi, red) pembatas jalan.
Akibatnya, truk tersangkut pembatas jalan sehingga tidak dapat mundur ataupun maju. Sebab, keempat ban dan bagian gardan mobil nyangkut di pembatas jalan.
“Kecelakaannya subuh tadi, sopir diperkirakan belum hafal jalan dan memang kondisinya rawan kecelakaan,” ujar salah seorang warga sekitar.
Hingga sore ini, truk box tersebut belum di evakuasi. Mobil masih dilokasi kecelakaan karena harus diangkat agar bisa keluar dari perangkap tersebut.(yti)

One comment