Skip to content

Modus Pengisian BBM di SPBU, Modifikasi Tangki Minyak-Kelabuhi Pengantri Lain Hingga Permainan Barcode

NUSANTARAMAILS.COM – Sejumlah modus kecurangan dalam pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kembali terungkap. Mulai dari penggunaan tangki kendaraan yang dimodifikasi, penyalahgunaan barcode subsidi, hingga praktik curang yang merugikan konsumen lainnya.

Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat mengeluhkan antrean panjang dan kelangkaan BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar di beberapa wilayah. Investigasi di lapangan mengungkap bahwa antrean tersebut bukan semata karena tingginya permintaan, melainkan juga karena ulah oknum yang memanfaatkan celah sistem distribusi BBM subsidi.

Tangki Dimodifikasi untuk Muat Lebih Banyak

Modus pertama yang mencuat adalah modifikasi tangki kendaraan. Beberapa kendaraan, terutama truk dan mobil pribadi, diketahui telah memodifikasi tangki mereka agar mampu menampung BBM jauh lebih banyak dari kapasitas standar.

Kendaraan ini bolak-balik mengisi BBM subsidi dengan dalih untuk keperluan pribadi, padahal BBM tersebut diduga dijual kembali ke pasar gelap dengan harga lebih tinggi.

Baca Juga : 

Kunker Ketua DPD RI Ke Kaur, Bupati Minta Dijembatani ke Kementerian Terkait Untuk Realisasi Program Unggulan Daerah

“Secara kasat mata tampak seperti mobil biasa, tapi saat dibongkar, kapasitas tangkinya bisa dua kali lipat. Ini jelas melanggar aturan,” ungkap seorang petugas SPBU di Jakarta Timur yang enggan disebutkan namanya.

Kelabui Pengantri, Gunakan Joki dan Pelat Ganda

Selain memodifikasi tangki, pelaku juga menggunakan joki pengisian dan pelat nomor palsu atau ganda untuk bisa mengisi BBM subsidi lebih dari satu kali dalam sehari.

Dengan menggunakan sistem manual atau kendaraan berbeda-beda, pelaku berhasil mengecoh petugas SPBU maupun sistem digital yang diterapkan Pertamina.

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan