KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Enam pendemo di lahan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ) yang diamankan Polres Kaur Polda Bengkulu berasal dari Kota Bengkulu.
Polisi masih mendalami keterlibatan enam orang pendemo dari Kota Bengkulu ini yang bergabung dengan massa di Kecamatan Kedurang Bengkulu Selatan (BS).
Enam orang ini memiliki tato di bagian tubuh mereka. Tato yang menghiasi tubuh pendemo ini menjadi perhatian kepolisian dan massa yang juga ikut diamankan sejak malam tadi.
Baca Juga :
“Ya, ada enam orang pendemo bertato dari Kota Bengkulu. Mereka masih menjalani pemeriksaan, saat ini masih dimintai keterangan oleh kepolisiajln,” ujar salah seorang anggota kepolisian di Polres Kaur, Rabu (16/7/2025).
Informasi diperoleh, Polres Kaur menjadwalkan siang ini akan menggelar gelar perkara terhadap pendemo yang diamankan.
Jika ditemukan adanya unsur tindak pidana tidak menutup kemungkinan akan ditetapkan sebagai tersangka sebagai buntut dari aksi unjuk rasa yang brutal.
Belum diketahui dari kelompok mana enam orang yang bertubuh gempal serta dihiasi tato tersebut. Dalam aksi unjuk rasa kemarin ada kelompok ASBS, FPWK dan Garbeta.
Informasi juga diperoleh pendemo berasal dari Kecamatan Kedurang, Kota Manna, Kota Bengkulu, Lebong dan Bengkulu Utara.(yti)

2 comments