Skip to content

Klaim Sepihak MKGR Dukung Hendriyanto Sitorus Calon Ketua DPD Golkar Sumut, Benarkah Sayap Partai Ini Pecah

SUMATERA UTARA || NUSANTARAMAILS.COM – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) dinamika politik internal sedikit berubah. Klaim sepihak, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) mendukung penuh Hendriyono Sitorus sebagai calon ketua DPD semakin menguat.

Namun, benarkan organisasi sayap partai ini serius atau sudah satu suara mendukung Musa Rajekshah (Ijeck, red) sebagai calon ketua DPD Golkar Sumut.

Fakta terbaru menunjukkan potensi ketidakharmonisan di internal MKGR Sumut. Dalam tangkapan layar komunikasi yang beredar, terlihat pernyataan bahwa dukungan MKGR-SU kepada Ijeck dilakukan sepihak oleh Sekretaris. Ini mengindikasikan tidak adanya kesolidan antara unsur pimpinan MKGR-SU dalam menyikapi Musda.

Sementara itu, sebuah pesan internal memperlihatkan adanya komunikasi intensif yang dilakukan oleh “Om” kepada salah satu unsur pimpinan MKGR Sumut yang secara halus disebut “beliau juga di barisan kita”.

Kalimat ini memunculkan dugaan bahwa pimpinan MKGR Sumut justru lebih condong ke kubu Hendriyanto Sitorus (HYS), dan tidak sepenuhnya mendukung Ijeck sebagaimana dinyatakan oleh Sekretarisnya.

Baca Juga : 

Muskab Ke-IV, Sidik Budiono Terpilih Ketua Umum PMJB Bengkulu Selatan 

Dugaan makin menguat ketika pimpinan tersebut mengomentari dinamika Musda dengan tenang: “Biarkan saja.. Berbagai opini, persepsi dan dinamika..” Sebuah pernyataan yang dinilai publik sebagai upaya meredam gejolak, sembari menunggu momentum yang tepat.

Di sisi lain, HYS sendiri terlihat tidak terburu-buru. Meski tidak tampil frontal di permukaan, namun manuvernya melalui jalur komunikasi personal dan pendekatan ke ormas-ormas pendiri Partai Golkar mulai membuahkan hasil. Apakah ini strategi politik senyap yang justru lebih efektif?

Dengan waktu pelaksanaan Musda yang masih panjang, merujuk Juklak hingga Desember 2025, maka pertarungan belum benar-benar dimulai. Namun satu hal mulai terasa: arus bawah mulai bergerak, dan nama HYS semakin kuat diperbincangkan sebagai calon alternatif yang berpeluang besar menang.

Apakah benar MKGR Sumut terbelah dalam menyikapi arah dukungan? Dan apakah sinyal dari salah satu pimpinan MKGR Sumut ini menjadi pertanda bahwa arah dukungan sebenarnya sudah bergeser? Waktu yang akan menjawab.(**)

One comment

Tinggalkan Balasan