Nusantara Mails – Puisi Selendang Biru
Dalam sepi yang bergemuruh,
kau hadir melambai di cakrawala teduh.
Selendang biru, kau menari di angkasa,
melukis rindu pada hati yang terlupa.
Setiap helai, tiap serat benang,
adalah rahasia yang kau bisikkan tanpa bimbang.
Cerita lama tentang ombak dan angin,
mengalun lembut dalam napas dingin.
Aku mengeja warna di ujung malam,
birumu berbisik, “Jangan tenggelam.”
Di bawah bulan yang menggantung rendah,
kau menyelimuti hati yang rapuh lemah.
Selendang biru, titipkan rinduku,
pada angin yang setia membawa waktu.
Biarlah ia sampai di ufuk jauh sana,
tempat segala tanya menemukan jawabnya.

Leave a comment