KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Lekar S Amrin, Sekretaris pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kaur, Gusril Pausi-Abdul Hamid siap lapor ke Mabes Polri bersama tim hukum.
Menyikapi banyaknya isu yang memfitnah dengan sengaja menyerang Paslon nomor urut 2, tim hukum akan membuat anlisis hukum dan telaah dan membawa kasus ini ke Mabes Polri.
Lekat S Amrin dalam keterangan persnya, Senin (28/10/2024) menegaskan dengan keras bahwa apa yang dituduhkan kepada Paslon 2 merupakan fitnah dan upaya untuk pembunuhan karakter Gusril-Hamid.
Fitnah yang menyebut mengarahkan massa ASN maupun Kades untuk mendukung dan memenangkan Gusril-Hamid serta Paslon ini meminta penyetoran uang dari Kades maupun ASN adalah sebuah pembunuhan karakter.
“Fitnah ini jauh lebih kejam pembunuhan yang sebenarnya dan merupakan upaya melemahkan pergerakan perjuangan masyarakat untuk memenangkan Gusril-Hamid,” tegas Lekat S Amrin.
Tim pemenangan bersama tim hukum saat ini melakukan pembahasan langkah melawan fitnah tersebut dan menyusun laporan ke Mabes Polri. Paslon Gusril-Hamid tidak pernah meminta setoran apapun dari ASN maupun Kades.
“Tim pemenangan sudah tertata dengan rapi sejak dulu. Tidak ada pengkoordiniran uang ASN untuk menggerakkan tim pejuang. Kami minta penyebar fitnah untuk membuktikan setoran uang ASN tersebut, jika tidak maka konsekuensinya jelas,” ungkap Lekat S Amrin kepada awak media di Kota Bengkulu.
Lekat juga menegaskan tidak ada Paslon Gusril-Hamid dalam meminta Kajari Kaur untuk membantu perjuangan kemenangan di Pilkada.
Lekat juga menyinggung adanya ancaman aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Agung, ia menegaskan tim pemenangan Gusril-Hamid juga siap datang dalam aksi tersebut menyampaikan secara langsung bahwa fitnah ini sudah terstruktur, sistematis dan masif.
Baca Juga :
Coffe Night, Hermen Malik Tancap Gas Kampanyekan Gusril-Hamid
“Tim pemenangan solid dan siap melawan semua bentuk fitnah yang dilayangkan kepada Paslon Gusril-Hamid.
“Meraka datang 1.000 massa, kami siap hadirkan 10.000 massa di Kantor Kejaksaan Agung. Selama ini, kami mengedepankan kondusiftas serta menjaga kedamaian. Tapi bila terus diganggu, maka jangan bangunkan macan yang sedang tidur,” tegas Lekat S Amrin penuh emosi.
“Seluruh tim kecamatan dan desa melakukan konsolidasi dengan tim induk untuk mempersiapkan langkah melawan fitnah. Tim akan solid menunggu instruksi kearah manapun,” ucapnya berapi-api.
“Mereka tawarkan barang, kami semua siap membelinya. Kami beri waktu kepada biang fitnah untuk membuktikan tudingan tersebut. Jika tidak mampu, konsekuensi akan dihadapinya sendiri,” getar suara Lekat membahana.
Tim pemenangan Paslon Gusril-Hamid, selama ini menjunjung tinggi politik santun, berjuang dengan elegan, namun fitnah yang terus mengalir tidak dapat ditolelir lagi, pungkasnya.(yti)

One comment